Teman, izinkan saya bercerita tentang pekerjaan sekaligus hobi utama saya : Adkesma.
3 tahun saya di Adkesma. Tahun pertama, beruntung saya bisa berkontribusi di Adkesma sebagai staff di BEM Fasilkom. Beranjak ke tahun kedua, lari sedikit ke UI di Kesma BEM UI 2009. Di tahun ketiga kembali ditarik ke fakultas untuk menjadi Kepala Departemen Adkesma BEM Fasilkom. Kenapa betah banget di Adkesma? Alasannya sederhana saja. Bahwa saya ingin menunjukkan bahwa masuk UI tidak semahal yang orang-orang katakan. Bahwa mengeyam pendidikan tinggi adalah hak setiap putra bangsa. Bahwa UI benar adanya, sebuah universitas dengan seleksi intelektual, bukan seleksi finansial.
Mungkin saya termasuk beruntung. Tiga tahun di UI, saya merasakan pergolakan kondisi Adkesma dengan nuansa yang berbeda, yang mungkin dirasakan oleh teman-teman Adkesma angkatan 2007 juga. Di awal masuk, saya masih merasakan dengan mudahnya dan relatif ‘murah’-nya kondisi UI, dengan SPP hanya 1,575 juta saja per semester, memang ada uang pangkal yang bisa mencapai 25 juta, tapi itu pun sesuai dengan kemampuan penanggung biaya, jadi relatif tidak berat. Saya pun membuktikan itu dengan dipermudahnya saya hingga mendapat uang pangkal nol rupiah serta BOP 100 rupiah saja di semester pertama. Lanjut membaca