Mimpi Horor


Hari itu tampak sangat gelap. Settingnya seperti di dalam hutan, lalu banyak orang berlarian disekeliling saya membawa semacam kayu bakar. Setiap orang yang melewati saya meneriaki saya,

“Antum lemah akhi, lemah ! Bangun, ajal antum sudah dekat !”

Yeah, kurang lebih seperti itu lah yang saya ingat sampai detik ini. Dan saya bangun sekitar pukul 22.30, Sabtu kemarin. Kebetulan memang badan saya saat itu sedang tidak bisa diajak kompromi. Penyakit murahan sih, demam, pilek, batuk, sampai linu-linu seluruh badan. Saya hanya bisa beristighfar dan membaca doa lalu berusaha tidur lagi. Dan hasilnya setiap sejam saya pun terbangun dengan skenario mimpi yang hampir sama, hal itu berulang hingga jam setengah 2. Saat itu saya tidak memutuskan untuk tidur lagi, saya duduk termenung. Teringat mimpi horor yang pernah saya alami dulu, malah yang dulu lebih nampol karena pas malam hari kelahiran saya, tapi kapan-kapan aja ceritanya biar gak kepanjangan, itupun kalau teman-teman berkenan..

Lanjut ! Tiba-tiba teringat Ardit juga, teman di Fasilkom angkatan 2007, yang Kamis minggu lalu dipanggil oleh Allah, padahal beliau tidak punya riwayat penyakit berat sama sekali. Sayapun berfikir, apakah ini waktuku ??

Sayapun memaksakan diri untuk bangun mengambil air wudhu dan menunaikan sholat malam. 2 rakaat pertama saya paksakan berdiri namun sangat berat, akhirnya rakaat-rakaat selanjutnya saya sambung dengan duduk. Setelah 8 rakaat saya pun duduk bersimpuh memohon ampun pada Allah. Rasaya sudah tinggal sejengkal lagi menuju alam itu. Jadi teringat dengan utang-utang yang belum terbayar dan buku-buku pinjeman yang belom dibalikin. Mau bikin surat wasiat tapi gak yakin cukup kuat berjalan menuju tas yang ada di ruang tamu. Saya tertunduk lemah dan memperbanyak syahadat sambil menahan rasa sakit kepala yang cukup merepotkan. Kemudian saya tidak ingat lagi dan sekitar pukul setengah 5 teman saya Nugroho membangunkan saya untuk sholat Subuh.

Sekarang ?!? Memang belum sembuh sepenuhnya, masih agak ‘gliyeng’ –saya tidak tau bahasa Indonesianya apa-, lidah rasanya pahit makan apa saja, dan masih sedikit batuk tapi ada hikmah mantap yang bisa diraih, saya jadi memiliki semangat hidup yang lebih membara dari sebelumnya ! Uhuy !🙂

Rasanya ingin bertanya lagi pada diri sendiri,

“Sudah saya siap mati hari ini ?”

6 thoughts on “Mimpi Horor

  1. hmmm, mirip postingannya k’topan.. sehati bgt yak ni org b2?😛
    yaaah, smuanya emg ada hikmahnya, orang2 beruntunglah yang bisa merasakan hikmah dari kejadian yang menimpanya dan mau belajar/berusaha lebih baik lagi setelah kejadian tersebut (ceileee… 8))..
    smangaaatt… smangaaaaaaattttt….😀
    btw, get well soon kak…🙂

  2. @ ade :
    yah, aplauss buat ade lagi-lagi jadi pertamax !
    (keplok-keplok-keplok)😀
    betul2..
    ya, sama2 kita berjuang yak !🙂

    @ mishbah :
    sama bah, tapi kalo emang ude waktunye mau pegimane ?🙂

    @ Rifa :
    selamat datang mas Rifa !
    salam kenal juga, semoga ada yang bisa dibaca dari blog aneh ini. hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s