Kedekatan dengan Si Dia


Malam itu, Hati Saipul berdesir kembali. Betapa tidak, lagi-lagi secara mengejutkan ia mendapat sebuah bingkisan mungil dari seseorang. Dan seseorang ini adalah seseorang yang memiliki ruang spesial dalam hati Saipul. *suit2*😀

Sekarang mari kita bermain tebak-tebakan, kalau boleh jujur,

Apakah Saipul merasa bahagia karena kiriman hadiahnya atau..Saipul merasa bahagia karena makin dekat dengannya?

Saya yakin kasus diatas hampir pernah kita alami dengan berbagai macam variasi atau kreatifitas masing-masing (dan tentu ‘beliau’-nya.hehe) Namun jelas, tujuannya sama. Dan tadi poinnya, pemberian hanya sebuah sarana, karena tujuannya adalah agar makin dekat dengan yang dicinta.

Nah, kalau kita cermati, mari kita ingat

Apa saja yang sudah Allah berikan kepada kita?

Nikmat kesehatan, nikmat bisa makan tiap hari, nikmat bisa kuliah, internet, sahabat yang baik, bisa tidur dengan nyenyak, tinggal di tempat yang nyaman tanpa ada ancaman, dan lain sebagainya, dan lain-lainnya..lalu, apakah memiliki efek yang sama?

Bukan hal yang salah kita senang akan pemberianNya, namun alangkah indahnya karena pemberian tersebut, kita merasa semakin dekat denganNya..

Ya, perasaan dekat inilah yang terkadang sering lupa kita hadirkan ditengah-tengah kita.

Lupa untuk menghadirkan ‘rasa’ hanya berharap kepadaNya.

Lupa untuk menghadirkan ‘rasa’ hanya takut dan cemas kepadaNya.

 

Dan mungkin, inilah yang membuat ibadah kita selama ini hampir tidak ada ‘rasa’-nya.

 

NB : terinspirasi penuh dari tulisan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s