​Kejadian 1:

Ditinggal ‘cuti mendadak’ oleh seorang sahabat di kantor yang membutuhkan backup untuk handle project-project yang dipegangnya. Pada intinya ada sebuah mission yang ‘almost impossible’ untuk menyiapkan sebuah admin training project sebuah perusahaan nasional ternama, dalam waktu semalam!

Awalnya hampir berpikir ini tidak mungkin dan berpikir untuk excuse, mengundurkan lagi jadwalnya dengan klien dengan berbagai macam alasan yang bisa dicari-cari.

Tapi dengan sebuah keyakinan dan mental untuk MEMULAI, bismillah… Somehow, akhirnya dengan usaha semalaman, bantuan seorang rekan yang men-develop websitenya, bantuan sebungkus kwetiau yg dibelikan seorang rekan yg ikhlas, dan tentu karena izin Allah, akhirnya bisa menguasai sistem dan menyiapkan semua dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Alhamdulillah😀

Kejadian 2:

Ketemuan dengan kliennya jam 9 pagi, baru caw dari kantor abis begadang jam 7.30. Perjalanan ke rumah, beres2 diri dan rumah, dan berangkat lagi ke stasiun Depok Baru tepat pukul 8.

Meanwhile, kereta arah Jakarta Kota datang. Agar tidak terlambat meeting harus naik kereta ini karena tujuannya ke stasiun Juanda. Posisi badan masih baru selesai banget naro motor di parkiran ‘tidak resmi’ diluar stasiun, sedangkan kereta yang ingin dinaiki ada didalam stasiun (yaiyalah) dan diseberang alias harus naik turun tanggal dulu lewati jalan bawah tanah untuk bisa naik.

Sampe gak ya kira2?” 

Baru saja berpikir tapi refleks badan langsung lari aja untuk ngejar kereta.

Udah mulai ngos2an masuk stasiun, muncul lagi pikiran,

Udah lama tuh kereta berhenti, bentar lagi pas jalan..udah jalan aja ga akan kekejar.

Masa bodo, badan ini terus berlari di stasiun Depok Baru, turun tangga, lari lagi.

Pas naik di seberang kaki udah mulai kram (maklum belum pemanasan udah sprint :p), muncul lagi pikiran,

Belagu amat sih dibilangin, nih udah lama banget keretanya berhenti, abis ini jalan nih liat aja. Udah berhenti, napas aja, ikhlasiiin..

Tiba-tiba orang ini teringat pengalaman sebelumnya, belum lama ini dia juga berusaha mengejar seperti ini dan ending-nya….pintu ditutup pas dia sudah sampai persis di depan pintu kereta.

HUUSSH…pokoknya maju terus! Dan orang ini terus berlari, beberapa meter lagi, pintu masih terbuka…sesudah sampaikan di depan kereta dan akhirnya…………pintu tertutup.

*Gak ding becanda pintunya masih tetap kebuka, harus happy ending kan?😉

Akhirnya sampai kereta, napas udah gak tau ada dimana, kaki udah gemeteran…tapi ucapan tahmid, “alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah” terus membasahi bibir di sepanjang perjalanan. Alhamdulillah.

***

Ya, terkadang memang Allah ingin melihat kita berusaha di titik maksimal dan menginginkan kita lebih bersyukur atas apa nikmat telah yang diberikanNya🙂

Selamat pagi untuk semuanya, untuk yang sedang ulang tahun, terutama untuk yang akan naik ke meja operasi hari ini, bismillah dan bersemangat! :”D
*meracau singkat di dalam kereta di grup WA temen-temen Badr, 24 Agustus 2016. Menyemangati seorang sahabat yang sedang diuji Allah saat ini untuk ‘naik level’ lebih tinggi lagi🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s