Karena Kita Hidup untuk Berjuang!


Tantangan di setiap fase hidup memang beda-beda ya..

Dulu waktu jaman-jaman SMA, berjuangnya gimana caranya bisa masuk PTN. Semua carapun dijabanin dari belajar tiap malem, ikut bimbel, ikut tryout sana sini, jajal tes-tes PTN yang ada, semua-muanya deh dijajal untuk impian yang satu ini.

Masuk kuliah, let say, di terima di fakultas yang didamba. Seneng? Pasti. Sudahkah happy ending? Boro-boro..Welcome to the jungle! *ini serius lho, UI kan emg bener2 hutan :D*

Kini kita dihadapkan dengan dunia baru yang serba mandiri, menuntut keaktifan, keuletan, dan kesungguhan yang tinggi. Belum lagi yang bergelut dengan.dunia organisasi, jangan harap bisa hidup tentram..Tapi ingat saja kaidahnya, “High risk high return, low risk low return.”🙂

Kuliah, organisasi, kuliah lagi, bantu2 orang, jatuh bangun mempertahankan finansial, tiba2 kejatohan amanah lagi, hingga skripsi..and finally wisuda! Menjadi raja dan ratu sehari, mendapati ratusan senyum kebahagiaan, puluhan bunga, ucapan selamat baik langsung atau via sosial media bak bidadari. Ya, hari yang sangat menyenangkan!

H plus satu wisuda, ketika kita membuka mata keesokan harinya, sudahkah selesai? Tentu saja, tidak. Perjuangan baru saja dimulai saudara, selamat datang di dunia paska kampus! Dunia paling galau seumur-umur. Begitu banyak pilihan: lanjut kuliah langsung atau masih ingin idealis membangun usaha bareng temen sekampus, atau membuang semua angan itu dan hunting-hunting kerjaan aja seperti alumni yang lain? Apapun pilihannya yang pasti harus mandiri, sebisa mungkin menabung untuk bahagiakan orangtua, investasi, dan tentu saja..menikah.

Dua bulan paska menikah. Ya, ahirnya punya istri, tinggal di sebuah kontrakan mungil bersama dengan ibu. Cukupkah sampai disini? Sekali lagi tentu belum sampai disini. Perjuangan baru pun dimulai untuk membahagiakan keduanya, menyiapkan kehidupan yang layak untuk keluarga kecil kami..

Sekarang tantangan KPR yang berada di depan mata. Pertama kali mengambil resiko berhutang ratusan juta ke bank, berbingung-bingung ria dengan bagaimana cara bayar DP nya, dan seterusnya dan seterusnya..

Dan beberapa hari ini pun dikejutkan dengan hadiah Allah pada kami berupa ‘si kecil’ yang sudah ada di perut ummi-nya..Artinya harus bersiap dengan segala biaya untuk USG janin, kontrol kandungan, segala nutrisi untuk ibu hamil, biaya persalinan, hingga membesarkannya hingga dewasa kelak..

Ya, karena kita hidup untuk berjuang bukan?🙂

Gambar

Yap, berpikir dengan tenang saja.seperti biasa. Niatkan dan lakukan seperti biasa saja, sisanya serahkan pada Allah, mudah saja bukan?🙂

Rabu, 6 Maret 2013
23.46 WIB

*akhirnya bisa nulis lagi setelah menunggu beliau terlelap..Sst, doakan kami ya😉

4 thoughts on “Karena Kita Hidup untuk Berjuang!

  1. Subhanalloh, sudah lama tidak mampir ke blog ini, si empunya blog sudah menikah. Barakallah… Btw, bagus banget kalimat awalnya. “Tantangan di setiap fase hidup memang beda-beda ya..”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s